Dasar Dasar Cisco
Halo semuanya, saya Bryan Velasco, dan kali ini saya akan menjelaskan dengan ke 3 poin poin yang ada dibawah ini:
a. Cara memberikan IP Address pada PC maupun Pada Laptop
b. Cara menghubungkan PC ke PC menggunakan switch dan Menggunakan WIreless access point
-Cara menambahkan port.
-Cara mengatur SSID di wireless.
c. Cara menghubungkan komputer dengan server menggunakan DHCP server.
A. Memberikan IP Address pada komputer atau laptop
1. Untuk langkah pertama ini, teman-teman silakan Membuka Cisco Packet tracer, kemudian silahkan tambahkan satu komputer sebagai tempat input IP Address.
2. Kemudian, click PC itu > Desktop Tab > IP Configuration
3. Ketika sudah masuk ke dalamnya, akan muncul tampilan seperti di bawah. Di sana akan ada dua pilihan: Static dan DHCP. Untuk yang ini, saya akan memiliki static terlebih dahulu. Pastikan opsi yang terpilih adalah static.
4. Masukkan IP Address. Terserah teman-teman mau input IP Address kelas yang mana. Pada kali ini, saya akan memilih kelas C saja. Ketika teman-teman sudah selesai input IP-nya, maka tekan tombol enter. Maka, subnet akan otomatis tertulis.
5. Dengan ini, laptop kalian pun sudah memiliki IP dan bisa dihubungkan dengan PC lain yang memiliki IP address yang berbeda, namun dalam satu network.
B. Cara menghubungkan komputer ke komputer secara wired atau wireless.
Nah, pada poin ini, saya akan menunjukkan cara menyambungkan komputer satu ke komputer lainnya.
-Wired
Pada bagian ini saya akan menjelaskan terlebih dahulu cara menghubungkan PC antar PC dengan menggunakan switch. Switch ini berfungsi untuk menghubungkan multiple PC, sehingga mempermudah pekerjaan kalian supaya tidak repot menambahkan port atau modules lagi. Namun kalau misalnya kalian perlu menambahkan module, maka saya akan contohkan sedikit menggunakan router. Pada contoh ini, saya akan menggunakan modul seri PT agar modulnya bisa lebih banyak:
Di sebelah kiri,kalian bisa lihat kalau ada modules-nya yang bisa dipilih. Tergantung pada kalian yang membutuhkan kabel yang mana, tapi biasanya yang sering digunakan adalah modul The PT-ROUTER-NM-1CFE. Kalau untuk menghubungkan kabel seri SE, teman-teman bisa menggunakan modul The PT-ROUTER-NM-1S. Cara tambahinnya simpel saja, teman-teman hanya perlu pilih modul yang teman-teman ingin dan drag ke port yang kosong. Tapi, sebelum itu teman-teman harus matikan dulu powernya.
Kemudian cara kita menghubungkan PC ke PC menggunakan switch mudah saja. kalian hanya tinggal pakai switch seri PT, kemudian hubungkan ke PCs yang ada menggunakan kabel Copper Straight-Through atau Automatically Choose Connection Type untuk pilihan otomatis. Secara otomatis, PCs akan tersambung kabelnya dan teman-teman tinggal setting IP agar bisa saling ping.
Ketika menggunakan wireless, kalian diminta untuk memakai yang namanya "Access Point" kemudian memberikan SSID agar bisa tersambung. Jadi SSID itu seperti nama wifi, agar bisa tersambung, teman-teman harus memilih dulu wifi yang mana dari namanya.
1. Kalian masuk ke Access Point > Port 1 > SSID. Pastikan portnya on dan kalian ganti nama SSID-nya. Misalnya saya ganti jadi 'belajar'
2. Kemudian pada PC-nya, kalian perlu mengganti portnya agar bisa wireless. kalian masuk ke opsi PC-nya dan pergi modules. Gantikan modulnya sama seperti cara yang saya tunjukkin sebelumnya. Pilih module yang The PT-HOST-NM-1W.
Kemudian teman-teman pergi ke tab config > wireless0. Di sana ada kolom tempat untuk isi SSID, kalain tinggal isi sesuai dengan nama SSID yang telah kalian namain sebelumnya.
Maka nantinya secara otomatis, PC akan tersambung. Sedikit catatan, jika kalian ingin membuat satu lagi Access Point, pastikan nama SSID-nya berbeda, agar tidak terbentur dengan Access Point yang lain.
C. Menghubungkan komputer dengan server menggunakan DHCP server
Ketika menyetel IP pada komputer, kalian dapat melakukannya secara static dan secara DHCP. Dalam DHCP, bisa dikatakan bahwa PCs akan otomatis diberi IP Address tanpa kita harus secara manual memberikannya. Nah, ketika kalian ingin menyetel IP secara DHCP, kalian perlu menggunakan yang namanya Server.
1. Saya akan membuat desain seperti di bawah ini, menggunakan dua PCs, satu switch, dan satu server.
3. buatkan satu IP Address utama dan isi IP Address utama itu ke dalam 'Default Gateway'. Kemudian, pada kolom 'Start IP Address', kalian isi IP selanjutnya dari IP utama. Kemudian pada 'Subnet Mask', kalian isi subnet dari kelas IP sendiri. Kemudian, silakan kalian memberi nama pada 'Pool Name'. Jangan lupa Servicesnya dihidupkan.
4. Kemudian pergi ke Desktop > IP Configuration, untuk memberikan IP pada server. Berikan IP sesuai dengan IP utama yang telah diberikan sebelumnya.
5. Ketika sudah, kalian pergi ke PCs dan masuk ke IP Configurationnya, pilih opsi yang DHCP. Maka IP akan terkoneksi dengan sukses.



















Komentar
Posting Komentar